7.14.2014
Tapi Alam.....
mungkin bukan kami yang tidak menggantungkan harapan pada kebijakan,
Mungkin bukan kami yang tak perduli kepada janji dengan kata "akan",
dan mungkin bukan kami pula yang berada dibalik orang orang yang dijadikan sebagai panutan...
Tapi mungkin alam,... yang telah lelah menyaksikan kaki berdiri di atas arogansi,
mungkin juga alam,.... yang sangat miris menyaksikan hati berbalut ambisi,
atau mungkin alam,.... yang terlalu khawatir akan datangnya kediktatoran tanpa henti,...
Dan kami,.... dengan sebongkah daging didalam dada penuh harap,....
Dan kami yang hanya diam tanpa ada kata terucap,...
Dan kami yang rindu,... akan datangnya nahkoda pengendali kapal melaju,telah muak dengan permainan para pemilik ilmu yang terbutakan kepentingan semu
Tapi ku tau, jika alam pun telah banyak tau,
Siapa nahkoda yang akan membawa kapal melaju
Tanpa berkurang bimbang dan ragu, ku biarkan Sang Kuasa yang menjadi penentu
Untukmu lelaki yang berhati batu...
By. Eci Ernawati
(Iseng merangkai kata gara - gara mantengin quick count pemilu capres seharian, alhasil kepala membutuhkan sedikit amunisi, otak melemah... hehe)
12.05.2013
Musuh Gaib Negeri Ini
Surat buruh di Peralihan Akhir Oktober
Bapak ibu pejabat..
yang berada ditempat..
Basah sudah tubuh ini bermandikan keringat
Menyatu sudah segala juang, tekad, dan semangat
Membuktikan bahwa solidaritas kami begitu kuat
Kaki yang kuat menopang menerjang panasnya alam
Tak ada berhenti dikala siang maupun malam
Memperjuangkan hak yang direnggut politik kejam
Demi tercapainya sebuah keadilan ham..
Keadilan ham untuk kami..
Yaaa...kami…
Kami para pahlawan negeri ini
Tonggak berputarnya roda ekonomi
Yang seringkali lupa untuk dihargai
Yang kami hormati,
Pemimpin negeri ini...
Lihatlah kami..
Kami bukan warga yang tak tahu diri
Kami bukan penuntut anarkis yang suka mencaci
Bukan pula pengecut yang hanya sebagai penitip nasib sejati,
tapi Kami pekerja yang tak pernah lelah berusaha dengan menyampaikan ribuan suara yang sudah kami teriakan di depan istana berharap didengarkan oleh sang penguasa
Hanya hak yang kami pinta
Bukan lebih dari apa yang kau pandang gila
Kami hanya ingin tahu dimana keadilan itu berada
Jika saja oktober lalu kau dengar suara kami
Jika saja kawan kami kau lindungi
Mungkin darah kawan kami tak akan bercucuran
Mungkin kawan kami tak perlu menjadi korban
Dari ganasnya pihak yang menjadikan kami kambing hitam
Demi kepentingan sebagian orang
Hargailah perjuangan kami..
Meski penat, namun kami tetap semangat
Meski lelah, tapi kami tak menyerah
Meski sakit, tapi kami akan bangkit
Meski terluka, tapi ketahuilah, kami baik – baik saja
Perjuangan kami belum berakhir
Justru sejarah baru akan kami ukir
Jika sepuluh november sejarah menciptakan hari pahlawan
Biarkan di satu november sejarah baru diciptakan
Cerita dibalik sebuah gerakan
Bukti buruh melahirkan pejuangan
Gerakan besar yang menjadi sejarah Sebagai bukti darah buruh pun telah tertumpah
Demikian tinta ini kami goreskan Salam hormat untuk para bangsawan
Dari buruh penulis surat di oktober peralihan
by. Eci Ernawati
1.23.2013
Goresan Warna dibalik Karisma Hitam
1.13.2012
12.05.2011
Perjalanan Di Kota Keraton
11.30.2011
Masa.......
9.18.2011
Sekedar percakapan....
Pertanyaan sahabatku hari ini,
by Septina Bae : "..Keterpurukan sebelum terungkap,, sejauh apa kau pikirkan negeri ini beb??"
Jawabku : " ..Ntahlah beb, saya seperti orang yang terancam serbuan anak panah,,huhh... Pdahal saya bukan pemeran, tp hnya seorang pelajar yang ingin belajar, belajar sesuatu yang mungkin mereka anggap keji "HUKUM", berat rasanya beb, belajar saja dpersalahkan, bgaimana jika saya nanti berperan langsung, mungkin anak panah itu sudah menusuk setiap bagian tubuhku.."
(tapi saya tidak akan pernah menyerah untuk kebaikan)
3.23.2010
Mencoba Berkreasi
Crying In Last Dream
Created by, Echi
I have a dream
And i’am swear will come true
I’am draping my hope so high
Without afraid be fall
On the sky, I’want to get star
In my dream , I’hoped to get real
In my dream, I’am sure….
The God will give the best for me..
But now,
Dream is dream and just dream
When the angel say you must cry,
So you will cry..
When the god don’t give your dream come true,
It’s mean last dream..
When the star don’t give light,
The sky looked bad,
It’s mean same like my face
When cries in last dream
Serpihan Hati
Hati itu tidak bisa dibohongi… ketika aku mencoba membalas apa yang dia beri, dan mengembalikan keadaan yang sebelumnya pernah terjadi, ternyata takan pernah sesempurna dulu. Kini keadaan telah berubah, dia berbeda… yah…. Hatiku tak menentu… aku mulai tulus, tapi dia
berubah…
“Kembali”.. status itu memang kembali, tapi apa mungkin benang yang telah putus itu bisa disambung sesempurana sedia kala???... jawabanya “TIDAK”. Sedih memang, tapi jika aku mengevaluasi peristiwa yang lalu, aku sadar jika sikapku yang dulu salah. Penyesalanpun sudah tidak ada artinya…. Lalu??? Apa yang harus aku lakukan????
Sudah di katakan dari awal, hati itu tidak akan bisa dibohongi, dan hati itu juga tidak bisa dipaksakan, jadi ….aku biarkan dirinya melangkahkan kakinya dengan ringan sesuai keinginan hatinya… aku akan hargai setiap sikap yang dia ambil…