12.05.2011
Perjalanan Di Kota Keraton
Mengungkap isi dalam otak ini dengan rangkaian kata yang tertuang dalam tulisan blog ini membuatku merasa sedikit bisa berkarya. Yahhh.... walaupun hanya sekedar penulis amatir, tapi cukup membantu belajarku dalam menuangkan suatu ide. Kadang antara hati dan logika ini tak singkron, begitu banyak angan-angan dan keinginanku, .... tapi ada keinginan lain yang mungkin harus aku kalahkan... ini bicara soal hati kawan, perasaan... oh.. sungguh tidak bisa dikompromi.. sudah 2,5 tahun saya menjalani hari2 dikota keraton ini, dan selama itu saya membayar ilmu di universitas swasta ini... UII... yah.. awalnya bukan itu mimpiku, tapi Alloh selalu baik, bonus ... saya dapat bonus dari Tuhan.... ya universitas ini yang memberikan banyak bonus untuku... bersambung____
11.30.2011
Masa.......
Masa yang tak lama, namun menyisakan memory indah....
Masa dimana ku bisa sandarkan raga ini pada bahunya, masa dimana ku bisa letakan tangan ini erat memeluknya, dan masa dimana dia berikan kasih sayang itu sampai ku dapatkan kenyamanan....
Saat ada masa aku harus terpisah darinya dan terhalang batas negara, keyakinan itu menguatkan kami untuk tetap dekat dalam hati walau raga kita jauh, tak pernah sedikitpun hati ini menoleh darinya.... hingga sampai ada masa menyatukan kami kembali, dia menyambutku dengan sukacita.... masa yang telah kami rindukan untuk menjalani hari2 dikota keraton itu... namun masa lagi-lagi membangunkan kami dari kebahagiaan itu.... masa memisahkan kami, kali ini bukan raga yang terpisah... tapi hati ini yang terpisah,,,,,
tetesan air mata seakan-akan mengiringi perjalanan masa itu, tapi masa itu tidak peduli pada kami, ia tidak memberi masa yang menyatukan kami, tapi masa itu membiarkan pecahan hati itu menemukan masa yang lain,,,...
apakah saya masih pantas merindukan masa memory indah itu...????
9.18.2011
Sekedar percakapan....
by Eci Ernawati on Thursday, July 14, 2011 at 2:42pm
Pertanyaan sahabatku hari ini,
by Septina Bae : "..Keterpurukan sebelum terungkap,, sejauh apa kau pikirkan negeri ini beb??"
Jawabku : " ..Ntahlah beb, saya seperti orang yang terancam serbuan anak panah,,huhh... Pdahal saya bukan pemeran, tp hnya seorang pelajar yang ingin belajar, belajar sesuatu yang mungkin mereka anggap keji "HUKUM", berat rasanya beb, belajar saja dpersalahkan, bgaimana jika saya nanti berperan langsung, mungkin anak panah itu sudah menusuk setiap bagian tubuhku.."
(tapi saya tidak akan pernah menyerah untuk kebaikan)
Subscribe to:
Posts (Atom)